Jejaring Kimia | Kumpulan Materi Kimia SMA

Hot

Post Top Ad

Post Top Ad

November 15, 2018

Contoh Format Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran

November 15, 2018 0

Penilaian Kinerja Guru

Penilaian Kinerja Guru (PK Guru) adalah penilaian dari tiap butir kegiatan tugas utama guru dalam rangka pembinaan karir, kepangkatan, dan jabatannya. Pelaksanaan tugas utama guru tidak dapat dipisahkan dari kemampuan seorang guru dalam penguasaan pengetahuan, penerapan pengetahuan dan keterampilan, sebagai kompetensi yang dibutuhkan sesuai amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru.

Secara umum, Penilian Kinerja Guru (PK Guru) memiliki 2 fungsi utama sebagai berikut.
  • Untuk menilai kemampuan guru dalam menerapkan semua kompetensi dan keterampilan yang diperlukan pada proses pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah. Dengan demikian, profil kinerja guru sebagai gambaran kekuatan dan kelemahan guru akan teridentifikasi dan dimaknai sebagai analisis kebutuhan atau audit keterampilan untuk setiap guru, yang dapat dipergunakan sebagai basis untuk merencanakan PKB.
  • Untuk menghitung angka kredit yang diperoleh guru atas kinerja pembelajaran, pembimbingan, atau pelaksanaan tugas tambahan yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah yang dilakukannya pada tahun tersebut. Kegiatan penilaian kinerja dilakukan setiap tahun sebagai bagian dari proses pengembangan karir dan promosi guru untuk kenaikan pangkat dan jabatan fungsionalnya.
Baca juga, Contoh Penyusunan SKP Jabatan Fungsioanl Guru

Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran

Penilaian kinerja yang terkait dengan pelaksanaan proses pembelajaran bagi guru mata pelajaran atau guru kelas, meliputi kegiatan merencanakan dan melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi dan menilai, menganalisis hasil penilaian, dan melaksanakan tindak lanjut hasil penilaian dalam menerapkan 4 (empat) domain kompetensi yang harus dimiliki oleh guru sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 16 Tahun 2007 tentang Standar Kualifikasi Akademik dan Kompetensi Guru. Pengelolaan pembelajaran tersebut mensyaratkan guru menguasai 24 (dua puluh empat) kompetensi yang dikelompokkan ke dalam kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial, dan
profesional. Untuk mempermudah penilaian dalam PK GURU, 24 (dua puluh empat) kompetensi tersebut dirangkum menjadi 14 (empat belas) kompetensi dan 78 (tujuh puluh delapan) indikator sebagaimana dipublikasikan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). 

Adapun 14 (empat belas) kompetensi yang dimaksud adalah sebagai berikut.
Kompetensi PK Guru Kelas

Instrumen Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran

Instrumen Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran terdiri atas:

Lampiran 1 A: Lembar pernyataan kompetensi, indikator, dan cara menilai PK Guru Kelas/Mata Pelajaran

Lembar ini berisi daftar dan penjelasan tentang ranah kompetensi, kompetensi, dan indikator kinerja guru yang harus diukur melalui pengamatan dan pemantauan. Cara melakukan penilaian untuk masing-masing kompetensi dapat dilihat pada tabel berikut ini.
Cara penilaian PK Guru kelas
Keterangan
  • Pengamatan adalah kegiatan untuk menilai kinerja guru melalui diskusi sebelum pengamatan, pengamatan selama pelaksanaan proses pembelajaran, dan diskusi setelah pengamatan
  • Pemantauan adalah kegiatan untuk menilai kinerja guru melalui pemeriksaan dokumen, wawancara dengan guru yang dinilai, dan/atau wawancara dengan warga sekolah.

Lampiran 1 B: Laporan dan Evaluasi Penilaian Kinerja Guru Kelas / Guru Mata Pelajaran

Format catatan dan evaluasi penilaian kinerja per kompetensi digunakan untuk mencatat semua hasil pengamatan dan pemantauan yang telah dilakukan, sebagai bukti pelaksanaan penilaian kinerja guru. Catatan ini harus dilengkapi dengan bukti‐bukti fisik tertentu, misalnya dokumen pembelajaran dan penilaian, alat peraga dan media pembelajaran, atau dokumen lain yang menguatkan bukti kinerja guru. Berdasarkan catatan hasil pengamatan dan pemantauan serta bukti fisik yang ada, penilai di sekolah memberikan skor 0, 1, 2, pada setiap indikator kinerja guru pada tabel yang disediakan. Persentase perolehan skor per kompetensi kemudian dikonversikan ke nilai 1, 2, 3, 4.
Laporan dan evaluasi PK Guru Kelas

Lampiran 1 C: Rekap Hasil Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran

Nilai per kompetensi kemudian direkapitulasi ke format rekap hasil PK Guru untuk mendapatkan nilai total PK Guru (Lampiran 1C). Nilai inilah yang selanjutnya dikonversi ke skala nilai kinerja menurut Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 untuk diperhitungkan sebagai perolehan angka kredit guru di tahun tersebut. Format rekap hasil PK Guru dipergunakan untuk merekapitulasi hasil PK Guru formatif dan sumatif. Format ini juga dipergunakan untuk memantau kemajuan guru yang hasil PK Guru formatifnya mempunyai nilai di bawah standar (1 dan/atau 2), lihat panduan program PKB. Ketiga format rekap hasil PK Guru (formatif, sumatif, dan kemajuan) akan dipergunakan sebagai masukan untuk menyusun laporan kendali kinerja guru. Fomat rekap hasil PK GURU sumatif dipergunakan sebagai dasar penghitungan angka kredit bagi tim penilai jabatan fungsional guru di tingkat kabupaten/kota, provinsi, atau pusat sesuai kewenangannya.
Rekap hasil PK Guru kelas

Lampiran 1 D: Format Penghitungan Angka Kredit PK Guru Kelas / Mata Pelajaran

Setelah memperoleh nilai total PK Guru kelas / mata pelajaran, penilai dapat melakukan perhitungan angka kredit. Perhitungan angka kredit hasil PK Guru kelas / mata pelajaran dapat dilakukan di sekolah tetapi sifatnya hanya untuk keperluan estimasi perolehan angka kredit. Bagi tim penilai di tingkat kabupaten/kota maupun provinsi, angka kredit hasil perhitungan tim penilai tersebut akan dipergunakan sebagai dasar penetapan perolehan angka kredit guru (Lampiran 1D).
Menghitung AK dari PK Guru kelas
Untuk menghitung Angka Kredit dari hasil Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran, dapat dipelajari lebih lanjut dapat dipelajari di sini.
Download format Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran (Lampiran 1 A - 1 D), klik di sini.
Download contoh format Penilaian Kinerja Guru Kelas / Mata Pelajaran dalam bentuk excel, klik di sini.

Sumber: Buku 2 Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Guru (PK Guru)
Read More
Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: November 15, 2018

November 13, 2018

Memahami Tabel Routing

November 13, 2018 0
Router berfungsi untuk mengirimkan paket data dari suatu network ke network lain sekaligus menentukan jalur terbaik (best path) untuk mencapai network tujuan. Untuk menjalankan fungsi tersebut router menggunakan tabel yang disebut dengan tabel routing (routing table). Tabel routing berisikan informasi keberadaan beberapa network, baik network yang terhubung langsung (directly connected network) maupun network yang tidak terhubung langsung (remote network).

Tabel routing juga berisi informasi bagaimana cara router tersebut mencapai suatu network. Tabel routing sangat penting karena digunakan router sebagai pedoman untuk mengirimkan setiap paket data yang diterima. Informasi dalam tabel routing berupa baris-baris network address yang disebut sebagai entry route atau biasa disebut route saja. Dalam setiap entry route juga telah ada informasi tentang interface mana yang dapat digunakan router tersebut untuk mengirimkan paket data. 

Jika router menerima paket data, maka router akan memeriksa IP address tujuan (destination IP) dari paket tersebut. Router kemudian mencocokkannya dengan network address yang ada pada setiap entry di dalam tabel routing. Bila ada entry yang cocok maka router akan meneruskan paket tersebut ke interface yang digunakan untuk meneruskan paket tersebut. Interface yang digunakan untuk meneruskan paket tersebut disebut exit interface atau outgoing interface. Namun jika ternyata tidak ada entry yang cocok, maka router akan membuang paket data tersebut.

Selain melakukan routing, router juga melakukan forwading paket data. Sebuah perangkat dikatakan melakukan forwading jika perangkat tersebut meneruskan (forward) paket data yang tiba di satu interface untuk keluar di interface yang lain. Pada router paket data akan tiba pada sebuah interface (ingoing interface) untuk kemudian diolah dan akhirnya dikeluarkan pada interface yang lain (outgoing interface).

Ada 4 kategori entry dalam tabel routing, yaitu:
  • Directly Connected Network; Entry ini akan muncul pada saat interface router diaktifkan dan dikonfigurasi IP address. Beberapa jenis router status default dari interfacenya adalah disable (non aktif) sehingga perlu diaktifkan oleh administrator jaringan
  • Static Routes; Entry ini diisi manual oleh administrator jaringan, sehingga jika terjadi perubahan jaringan, maka entry ini juga harus dirubah secara manual pula
  • Dynamic Routes; Entry muncul karena hasil pertukaran informasi routing dari beberapa router. Pertukaran informasi routing akan menggunakan routing protocol. Entry ini tidak diisikan manual oleh administrator jaringan. Dalam hal ini administrator hanya perlu mengaktifkan routing protocol dan network yang akan dirouting
  • Default Routes; Entry ini digunakan untuk menentukan kemana sebuah paket akan dikirimkan jika alamat tujuan dari paket tersebut tidak terdapat pada tabel routing. Entry default routes bisa dikonfigurasikan secara manual (static) ataupun didapat dari pertukaran informasi dari routing protocol (dynamic).
Untuk dapat membaca dan memahami tabel routing dengan baik, harus dipahami terlebih dahulu tentang directly network (network yang terhubung langsung) dan remote network (network yang tidak terhubung langsung) dari sebuah router. Untuk menjangkau remote network, sebuah router memerlukan router lain sebagai next hop atau gateway.

Contoh perhatikan jaringan di bawah ini.
Tabel routing
Pada jaringan di atas, dapat diketahui directly connected network dan remote network pada masing router sebagai berikut:
  • Directly Connected Network:
    • Pada router R1:
      • Terhubung ke ether1: Network Id 192.168.10.0/24
      • Terhubung ke ether2: Network Id 192.168.40.0/30
    • Pada router R2:
      • Terhubung ke ether1: Network Id 192.168.40.0/30
      • Terhubung ke ether2: Network Id 192.168.20.0/24
      • Terhubung ke ether3: Network Id 192.168.30.0/24
  • Remote Network:
    • Pada router R1:
      • Network Id 192.168.20.0/24
      • Network Id 192.168.30.0/24
    • Pada router R2:
      • Network Id 192.168.10.0/24
Setelah mengetahui directly connected network dan remote network pada jaringan di atas, diperoleh tabel routing secara umum sebagai berikut:
Tabel routing
Tabel routing pada router R1
Tabel routing
Tabel routing pada router R2
Keterangan:
  • Network; Informasi yang ada pada kolom ini menunjukkan network tujuan (destination) yang dapat dijangkau oleh router tersebut
  • Interface; Informasi yang ada pada kolom ini merupakan interface keluar (exit interface) yang akan ditempuh oleh sebuah paket jika ditujukan untuk sebuah network tertentu.
  • Metric; Informasi yang ada pada kolom ini menunjukkan apakah entry tersebut merupakan directly connected network atau remote network.
Tabel routing di atas hanya memuat informasi network yang terhubung langsung, dan belum memuat data atau informasi terkait dengan remote network, sehingga perlu dilakukan konfigurasi static routing pada kedua router tersebut.

Referensi:
  • Konsep & Implementasi Routing dengan Router Mikrotik
  • Modul Merancang Bangun Jaringan Berbasis Luas
Read More
Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: November 13, 2018

September 12, 2018

Belajar Subnetting Jaringan dengan Metode Grafik (Chart Method)

September 12, 2018 2
Metode grafik (chat method) adalah metode ketiga yang digunakan untuk memvisualisasikan perincian  jumlah subnet dan alamat host ke dalam ukuran yang lebih kecil.

Setiap bagian dari subnet dalam cell tersebut terdapat angka yang menunjukkan alamat jaringan (network Id) dan alamat broadcast (broadcast Id), sehingga untuk rentang IP yang tersedia adalah antara alamat Network Id dan Broadcast Id tersebut. Angka yang paling rendah dalam subnet tersebut merupakan Network Id sedangkan angka yang paling tinggi merupakan Broadcast Id.
Baca juga, Menghitung subnetting jaringan dengan metode lingkaran
Dengan mengarsir atau mewarnai bagian cell, kita dapat dengan mudah memecah subnet tanpa tumpang tindih dengan alamat IP yang tidak digunakan, seperti pada gambar berikut ini.


#1 Subnet Mask 255.255.255.0

  • Total subnet : 1 subnet
  • Total host : 256 host
  • Host valid : 254 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/24

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.0 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.254 192.168.1.255

#2 Subnet Mask 255.255.255.128

  • Total subnet : 2 subnet
  • Total host : 128 host
  • Host valid : 126 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/25

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.128 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.126 192.168.1.127
2 255.255.255.128 192.168.1.128 192.168.1.1129 192.168.1.254 192.168.1.255

#3 Subnet Mask 255.255.255.192

  • Total subnet : 4 subnet
  • Total host : 64 host
  • Host valid : 62 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/26

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.192 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.62 192.168.1.63
2 255.255.255.192 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.126 192.168.1.127
3 255.255.255.192 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.190 192.168.1.191
4 255.255.255.192 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.254 192.168.1.255

#4 Subnet Mask 255.255.255.224

  • Total subnet : 8 subnet
  • Total host : 32 host
  • Host valid : 30 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/27

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.224 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.30 192.168.1.31
2 255.255.255.224 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.62 192.168.1.63
3 255.255.255.224 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.94 192.168.1.95
4 255.255.255.224 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.126 192.168.1.127
5 255.255.255.224 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.158 192.168.1.159
6 255.255.255.224 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.190 192.168.1.191
7 255.255.255.224 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.222 192.168.1.223
8 255.255.255.224 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.254 192.168.1.255

#5 Subnet Mask 255.255.255.240

  • Total subnet : 16 subnet
  • Total host : 16 host
  • Host valid : 14 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/28

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.240 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.14 192.168.1.15
2 255.255.255.240 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.30 192.168.1.31
3 255.255.255.240 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.46 192.168.1.47
4 255.255.255.240 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.62 192.168.1.63
5 255.255.255.240 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.78 192.168.1.79
6 255.255.255.240 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.94 192.168.1.95
7 255.255.255.240 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.110 192.168.1.111
8 255.255.255.240 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.126 192.168.1.127
9 255.255.255.240 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.142 192.168.1.143
10 255.255.255.240 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.158 192.168.1.159
11 255.255.255.240 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.174 192.168.1.175
12 255.255.255.240 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.190 192.168.1.191
13 255.255.255.240 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.206 192.168.1.207
14 255.255.255.240 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.222 192.168.1.223
15 255.255.255.240 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.238 192.168.1.239
16 255.255.255.240 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.254 192.168.1.255

#6 Subnet Mask 255.255.255.248

  • Total subnet : 32 subnet
  • Total host : 8 host
  • Host valid : 6 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/29

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.248 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.6 192.168.1.7
2 255.255.255.248 192.168.1.8 192.168.1.9 192.168.1.14 192.168.1.15
3 255.255.255.248 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.22 192.168.1.23
4 255.255.255.248 192.168.1.24 192.168.1.25 192.168.1.30 192.168.1.31
5 255.255.255.248 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.38 192.168.1.39
6 255.255.255.248 192.168.1.40 192.168.1.41 192.168.1.46 192.168.1.47
7 255.255.255.248 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.54 192.168.1.55
8 255.255.255.248 192.168.1.56 192.168.1.57 192.168.1.62 192.168.1.63
9 255.255.255.248 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.70 192.168.1.71
10 255.255.255.248 192.168.1.72 192.168.1.73 192.168.1.78 192.168.1.79
11 255.255.255.248 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.86 192.168.1.87
12 255.255.255.248 192.168.1.88 192.168.1.89 192.168.1.94 192.168.1.95
13 255.255.255.248 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.102 192.168.1.103
14 255.255.255.248 192.168.1.104 192.168.1.105 192.168.1.110 192.168.1.111
15 255.255.255.248 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.118 192.168.1.119
16 255.255.255.248 192.168.1.120 192.168.1.121 192.168.1.126 192.168.1.127
17 255.255.255.248 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.134 192.168.1.135
18 255.255.255.248 192.168.1.136 192.168.1.137 192.168.1.142 192.168.1.143
19 255.255.255.248 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.150 192.168.1.151
20 255.255.255.248 192.168.1.152 192.168.1.153 192.168.1.158 192.168.1.159
21 255.255.255.248 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.166 192.168.1.167
22 255.255.255.248 192.168.1.168 192.168.1.169 192.168.1.174 192.168.1.175
23 255.255.255.248 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.182 192.168.1.183
24 255.255.255.248 192.168.1.184 192.168.1.185 192.168.1.190 192.168.1.191
25 255.255.255.248 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.198 192.168.1.199
26 255.255.255.248 192.168.1.200 192.168.1.201 192.168.1.206 192.168.1.207
27 255.255.255.248 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.214 192.168.1.215
28 255.255.255.248 192.168.1.216 192.168.1.217 192.168.1.222 192.168.1.223
29 255.255.255.248 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.230 192.168.1.231
30 255.255.255.248 192.168.1.232 192.168.1.233 192.168.1.238 192.168.1.239
31 255.255.255.248 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.246 192.168.1.247
32 255.255.255.248 192.168.1.248 192.168.1.249 192.168.1.254 192.168.1.255

#7 Subnet Mask 255.255.255.252

  • Total subnet : 64 subnet
  • Total host : 4 host
  • Host valid : 2 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/30

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.248 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.2 192.168.1.3
2 255.255.255.248 192.168.1.4 192.168.1.5 192.168.1.6 192.168.1.7
3 255.255.255.248 192.168.1.8 192.168.1.9 192.168.1.10 192.168.1.11
4 255.255.255.248 192.168.1.12 192.168.1.13 192.168.1.14 192.168.1.15
5 255.255.255.248 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.18 192.168.1.19
6 255.255.255.248 192.168.1.20 192.168.1.21 192.168.1.22 192.168.1.23
7 255.255.255.248 192.168.1.24 192.168.1.25 192.168.1.26 192.168.1.27
8 255.255.255.248 192.168.1.28 192.168.1.29 192.168.1.30 192.168.1.31
9 255.255.255.248 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.34 192.168.1.35
10 255.255.255.248 192.168.1.36 192.168.1.37 192.168.1.38 192.168.1.39
111 255.255.255.248 192.168.1.40 192.168.1.41 192.168.1.42 192.168.1.43
12 255.255.255.248 192.168.1.44 192.168.1.45 192.168.1.46 192.168.1.47
13 255.255.255.248 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.50 192.168.1.51
14 255.255.255.248 192.168.1.52 192.168.1.53 192.168.1.54 192.168.1.55
15 255.255.255.248 192.168.1.56 192.168.1.57 192.168.1.58 192.168.1.59
16 255.255.255.248 192.168.1.60 192.168.1.61 192.168.1.62 192.168.1.63
17 255.255.255.248 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.66 192.168.1.67
18 255.255.255.248 192.168.1.68 192.168.1.69 192.168.1.70 192.168.1.71
19 255.255.255.248 192.168.1.72 192.168.1.73 192.168.1.74 192.168.1.75
20 255.255.255.248 192.168.1.76 192.168.1.77 192.168.1.78 192.168.1.79
21 255.255.255.248 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.82 192.168.1.83
22 255.255.255.248 192.168.1.84 192.168.1.85 192.168.1.86 192.168.1.87
23 255.255.255.248 192.168.1.88 192.168.1.89 192.168.1.90 192.168.1.91
24 255.255.255.248 192.168.1.92 192.168.1.93 192.168.1.94 192.168.1.95
25 255.255.255.248 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.98 192.168.1.99
26 255.255.255.248 192.168.1.100 192.168.1.101 192.168.1.102 192.168.1.103
27 255.255.255.248 192.168.1.104 192.168.1.105 192.168.1.106 192.168.1.107
28 255.255.255.248 192.168.1.108 192.168.1.109 192.168.1.110 192.168.1.111
29 255.255.255.248 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.114 192.168.1.115
30 255.255.255.248 192.168.1.116 192.168.1.117 192.168.1.118 192.168.1.119
31 255.255.255.248 192.168.1.120 192.168.1.121 192.168.1.122 192.168.1.123
32 255.255.255.248 192.168.1.124 192.168.1.125 192.168.1.126 192.168.1.127
33 255.255.255.248 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.130 192.168.1.131
34 255.255.255.248 192.168.1.132 192.168.1.133 192.168.1.134 192.168.1.135
35 255.255.255.248 192.168.1.136 192.168.1.137 192.168.1.138 192.168.1.139
36 255.255.255.248 192.168.1.140 192.168.1.141 192.168.1.142 192.168.1.143
37 255.255.255.248 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.146 192.168.1.147
38 255.255.255.248 192.168.1.148 192.168.1.149 192.168.1.150 192.168.1.151
39 255.255.255.248 192.168.1.152 192.168.1.153 192.168.1.154 192.168.1.155
40 255.255.255.248 192.168.1.156 192.168.1.157 192.168.1.158 192.168.1.159
41 255.255.255.248 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.162 192.168.1.163
42 255.255.255.248 192.168.1.164 192.168.1.165 192.168.1.166 192.168.1.167
43 255.255.255.248 192.168.1.168 192.168.1.169 192.168.1.170 192.168.1.171
44 255.255.255.248 192.168.1.172 192.168.1.173 192.168.1.174 192.168.1.175
45 255.255.255.248 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.178 192.168.1.179
46 255.255.255.248 192.168.1.180 192.168.1.181 192.168.1.182 192.168.1.183
47 255.255.255.248 192.168.1.184 192.168.1.185 192.168.1.186 192.168.1.187
48 255.255.255.248 192.168.1.188 192.168.1.189 192.168.1.190 192.168.1.191
49 255.255.255.248 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.194 192.168.1.195
50 255.255.255.248 192.168.1.196 192.168.1.197 192.168.1.198 192.168.1.199
51 255.255.255.248 192.168.1.200 192.168.1.201 192.168.1.202 192.168.1.203
52 255.255.255.248 192.168.1.204 192.168.1.205 192.168.1.206 192.168.1.207
53 255.255.255.248 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.210 192.168.1.211
54 255.255.255.248 192.168.1.212 192.168.1.213 192.168.1.214 192.168.1.215
55 255.255.255.248 192.168.1.216 192.168.1.217 192.168.1.218 192.168.1.219
56 255.255.255.248 192.168.1.220 192.168.1.221 192.168.1.222 192.168.1.223
57 255.255.255.248 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.226 192.168.1.227
58 255.255.255.248 192.168.1.228 192.168.1.229 192.168.1.230 192.168.1.231
59 255.255.255.248 192.168.1.232 192.168.1.233 192.168.1.234 192.168.1.235
60 255.255.255.248 192.168.1.236 192.168.1.237 192.168.1.248 192.168.1.239
61 255.255.255.248 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.242 192.168.1.243
62 255.255.255.248 192.168.1.244 192.168.1.245 192.168.1.246 192.168.1.247
63 255.255.255.248 192.168.1.248 192.168.1.249 192.168.1.250 192.168.1.251
64 255.255.255.248 192.168.1.252 192.168.1.253 192.168.1.254 192.168.1.255

Read More
Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: September 12, 2018

September 08, 2018

Contoh Menghitung Subnetting Jaringan dengan Teknik Variable Length Subnet Mask (VLSM)

September 08, 2018 0
Lakukan subnetting dan konfigurasi routing dengan alamat IP 192.168.1.0  untuk desain jaringan seperti gambar berikut.

Gunakan metode kotak dan lingkaran untuk mengilustrasikan hasil subnetting jaringan tersebut!

#1 Subnetting jaringan

Langkah pertama adalah menghitung subnetting untuk tiga jaringan yaitu:
  • Jaringan Pontianak, dengan jumlah 100 host
  • Jaringan Singkawang, dengan jumlah 50 host
  • WAN address (R1 - R2), dengan jumlah 2 host

Subnetting jaringan untuk lokasi kota Pontianak dengan total 100 host

Subnet Mask yang bisa digunakan untuk mengalokasikan 100 host adalah 255.255.255.128 atau /25, sehingga diperoleh subnetting untuk jaringan Pontianak sebagai berikut:
  • Net Id: 192.168.1.0
  • Host pertama: 192.168.1.1
  • Host terakhir: 192.168.1.126
  • Broadcast Id: 192.168.1.127
  • Subnet Mask: 255.255.255.128

Subnetting jaringan untuk lokasi kota Singkawang dengan total 50 host

Subnet Mask yang bisa digunakan untuk mengalokasikan 50 host adalah 255.255.255.192 atau /26, sehingga diperoleh subnetting untuk jaringan Singkawang sebagai berikut:
  • Net Id: 192.168.1.128
  • Host pertama: 192.168.1.129
  • Host terakhir: 192.168.1.190
  • Broadcast Id: 192.168.1.191
  • Subnet Mask: 255.255.255.192
Alamat jaringan (Net Id) untuk lokasi kota Singkawang adalah lanjutan dari Broadcast Id jaringan kota Pontianak.

Subnetting WAN address (port Serial R1 – R2) dengan jumlah 2 host

Subnet Mask yang bisa digunakan untuk mengalokasikan 2 host adalah 255.255.255.252 atau /30, sehingga diperoleh subnetting untuk WAN address sebagai berikut:
  • Net Id: 192.168.1.192
  • Host pertama: 192.168.1.193
  • Host terakhir: 192.168.1.194
  • Broadcast Id: 192.168.1.195
  • Subnet Mask: 255.255.255.252
Cara mudah menentukan alamat broadcast Id suatu jaringan dengan perhitungan sederhana seperti gambar berikut.

Penggunaan rumus pada gambar di atas adalah sebagai berikut:
  • untuk subnetting kelas C lakukan operasi hitung pada oktet ke-4
  • untuk subnetting kelas B lakukan operasi hitung pada oktet ke-3
Dari perhitungan subnetting pada ketiga jaringan di atas, diperoleh hasil seperti gambar berikut.

Ilustrasi hasil subnetting dengan metode kotak (Box Method)

Untuk mempermudah menghitung subnetting jaringan, dapat menggunkan metode kotak (box method), seperti yang telah di bahas di sini. Caranya sangat mudah, tentukan prefix atau subnet mask yang digunakan sesuai dengan jumlah host yang dialokasikan, sehingga diperoleh ilustrasi subnetting seperti pada gambar berikut.

#2 Konfigurasi Interface dan Routing

Konfigurasi interface dan routing pada router R1

Konfigurasi interface dilakukan pada FastEthernet0/0 pada jaringan Pontianak dan Serial2/0 dengan perintah sebagai berikut:

Router>enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#interface f0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.126 255.255.255.128
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#int s0/0
%Invalid interface type and number
Router(config)#interface s2/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.193 255.255.255.252
Router(config-if)#no shutdown
Router(config-if)#exit
Router(config)#

Konfigurasi routing yang digunakan adalah static routing, dengan perintah sebagai berikut:

Router(config)#ip route 192.168.1.128 255.255.255.192 192.168.1.194

Konfigurasi interface dan routing pada router R2

Konfigurasi interface dilakukan pada FastEthernet0/0 pada jaringan Singkawang dan Serial2/0 dengan perintah sebagai berikut:

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.190 255.255.255.192
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 192.168.1.194 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#

Lanjutkan dengan perintah di bawah ini untuk melakukan konfigurasi static routing pada R2:

Router(config)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.128 192.168.1.193


Read More
Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: September 08, 2018

September 06, 2018

Menghitung Subnetting Jaringan dengan Metode Lingkaran (Circle Method)

September 06, 2018 0
Dalam menghitung subnetting jaringan, selain menggunakan metode kotak seperti yang dijelaskan sebelumnya, terdapat metode lain yang tak kalah sederhana dalam penyajiannya yaitu metode lingkaran (circle method). Adapun menghitung subnetting jaringan dengan metode lingkaran adalah dengan cara memvisualisasikan rincian dari setiap subnet/kelas/kelompok dan alamat/host ke dalam jaringan yang lebih kecil.

Setiap bagian dari subnet dalam lingkaran tersebut terdapat angka yang menunjukkan alamat jaringan (network Id) dan alamat broadcast (broadcast Id), sehingga untuk rentang IP yang tersedia adalah antara alamat Network Id dan Broadcast Id tersebut. Angka yang paling rendah dalam subnet tersebut merupakan Network Id sedangkan angka yang paling tinggi merupakan Broadcast Id.
Baca juga, Cara mudah memahami subnetting jaringan dengan metode kotak (box method)
Mari kita simak penjelasan singkat cara menghitung subnetting jaringan dengan metode lingkaran (Circle Method), dimulai dari 1 subnet yang diwakili oleh 1 lingkaran dengan jumlah host 256 (.0 s.d .255), seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini.

#1 Subnet Mask 255.255.255.0


Keterangan :
  • Total subnet : 1 subnet
  • Total host : 256 host
  • Host valid : 254 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/24

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.0 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.254 192.168.1.255

#2 Subnet Mask 255.255.255.128


Keterangan :
  • Total subnet : 2 subnet
  • Total host : 128 host
  • Host valid : 126 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/25

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.128 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.126 192.168.1.127
2 255.255.255.128 192.168.1.128 192.168.1.1129 192.168.1.254 192.168.1.255

#3 Subnet Mask 255.255.255.192


Keterangan :
  • Total subnet : 4 subnet
  • Total host : 64 host
  • Host valid : 62 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/26

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.192 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.62 192.168.1.63
2 255.255.255.192 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.126 192.168.1.127
3 255.255.255.192 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.190 192.168.1.191
4 255.255.255.192 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.254 192.168.1.255

#4 Subnet Mask 255.255.255.224


Keterangan :
  • Total subnet : 8 subnet
  • Total host : 32 host
  • Host valid : 30 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/27


Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.224 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.30 192.168.1.31
2 255.255.255.224 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.62 192.168.1.63
3 255.255.255.224 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.94 192.168.1.95
4 255.255.255.224 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.126 192.168.1.127
5 255.255.255.224 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.158 192.168.1.159
6 255.255.255.224 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.190 192.168.1.191
7 255.255.255.224 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.222 192.168.1.223
8 255.255.255.224 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.254 192.168.1.255

#5 Subnet Mask 255.255.255.240


Keterangan :
  • Total subnet : 16 subnet
  • Total host : 16 host
  • Host valid : 14 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/28

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.240 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.14 192.168.1.15
2 255.255.255.240 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.30 192.168.1.31
3 255.255.255.240 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.46 192.168.1.47
4 255.255.255.240 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.62 192.168.1.63
5 255.255.255.240 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.78 192.168.1.79
6 255.255.255.240 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.94 192.168.1.95
7 255.255.255.240 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.110 192.168.1.111
8 255.255.255.240 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.126 192.168.1.127
9 255.255.255.240 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.142 192.168.1.143
10 255.255.255.240 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.158 192.168.1.159
11 255.255.255.240 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.174 192.168.1.175
12 255.255.255.240 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.190 192.168.1.191
13 255.255.255.240 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.206 192.168.1.207
14 255.255.255.240 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.222 192.168.1.223
15 255.255.255.240 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.238 192.168.1.239
16 255.255.255.240 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.254 192.168.1.255

#6 Subnet Mask 255.255.255.248


Keterangan :
  • Total subnet : 32 subnet
  • Total host : 8 host
  • Host valid : 6 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/29

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.248 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.6 192.168.1.7
2 255.255.255.248 192.168.1.8 192.168.1.9 192.168.1.14 192.168.1.15
3 255.255.255.248 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.22 192.168.1.23
4 255.255.255.248 192.168.1.24 192.168.1.25 192.168.1.30 192.168.1.31
5 255.255.255.248 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.38 192.168.1.39
6 255.255.255.248 192.168.1.40 192.168.1.41 192.168.1.46 192.168.1.47
7 255.255.255.248 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.54 192.168.1.55
8 255.255.255.248 192.168.1.56 192.168.1.57 192.168.1.62 192.168.1.63
9 255.255.255.248 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.70 192.168.1.71
10 255.255.255.248 192.168.1.72 192.168.1.73 192.168.1.78 192.168.1.79
11 255.255.255.248 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.86 192.168.1.87
12 255.255.255.248 192.168.1.88 192.168.1.89 192.168.1.94 192.168.1.95
13 255.255.255.248 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.102 192.168.1.103
14 255.255.255.248 192.168.1.104 192.168.1.105 192.168.1.110 192.168.1.111
15 255.255.255.248 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.118 192.168.1.119
16 255.255.255.248 192.168.1.120 192.168.1.121 192.168.1.126 192.168.1.127
17 255.255.255.248 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.134 192.168.1.135
18 255.255.255.248 192.168.1.136 192.168.1.137 192.168.1.142 192.168.1.143
19 255.255.255.248 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.150 192.168.1.151
20 255.255.255.248 192.168.1.152 192.168.1.153 192.168.1.158 192.168.1.159
21 255.255.255.248 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.166 192.168.1.167
22 255.255.255.248 192.168.1.168 192.168.1.169 192.168.1.174 192.168.1.175
23 255.255.255.248 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.182 192.168.1.183
24 255.255.255.248 192.168.1.184 192.168.1.185 192.168.1.190 192.168.1.191
25 255.255.255.248 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.198 192.168.1.199
26 255.255.255.248 192.168.1.200 192.168.1.201 192.168.1.206 192.168.1.207
27 255.255.255.248 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.214 192.168.1.215
28 255.255.255.248 192.168.1.216 192.168.1.217 192.168.1.222 192.168.1.223
29 255.255.255.248 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.230 192.168.1.231
30 255.255.255.248 192.168.1.232 192.168.1.233 192.168.1.238 192.168.1.239
31 255.255.255.248 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.246 192.168.1.247
32 255.255.255.248 192.168.1.248 192.168.1.249 192.168.1.254 192.168.1.255

#7 Subnet Mask 255.255.255.252

Keterangan :
  • Total subnet : 64 subnet
  • Total host : 4 host
  • Host valid : 2 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/30

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.248 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.2 192.168.1.3
2 255.255.255.248 192.168.1.4 192.168.1.5 192.168.1.6 192.168.1.7
3 255.255.255.248 192.168.1.8 192.168.1.9 192.168.1.10 192.168.1.11
4 255.255.255.248 192.168.1.12 192.168.1.13 192.168.1.14 192.168.1.15
5 255.255.255.248 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.18 192.168.1.19
6 255.255.255.248 192.168.1.20 192.168.1.21 192.168.1.22 192.168.1.23
7 255.255.255.248 192.168.1.24 192.168.1.25 192.168.1.26 192.168.1.27
8 255.255.255.248 192.168.1.28 192.168.1.29 192.168.1.30 192.168.1.31
9 255.255.255.248 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.34 192.168.1.35
10 255.255.255.248 192.168.1.36 192.168.1.37 192.168.1.38 192.168.1.39
111 255.255.255.248 192.168.1.40 192.168.1.41 192.168.1.42 192.168.1.43
12 255.255.255.248 192.168.1.44 192.168.1.45 192.168.1.46 192.168.1.47
13 255.255.255.248 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.50 192.168.1.51
14 255.255.255.248 192.168.1.52 192.168.1.53 192.168.1.54 192.168.1.55
15 255.255.255.248 192.168.1.56 192.168.1.57 192.168.1.58 192.168.1.59
16 255.255.255.248 192.168.1.60 192.168.1.61 192.168.1.62 192.168.1.63
17 255.255.255.248 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.66 192.168.1.67
18 255.255.255.248 192.168.1.68 192.168.1.69 192.168.1.70 192.168.1.71
19 255.255.255.248 192.168.1.72 192.168.1.73 192.168.1.74 192.168.1.75
20 255.255.255.248 192.168.1.76 192.168.1.77 192.168.1.78 192.168.1.79
21 255.255.255.248 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.82 192.168.1.83
22 255.255.255.248 192.168.1.84 192.168.1.85 192.168.1.86 192.168.1.87
23 255.255.255.248 192.168.1.88 192.168.1.89 192.168.1.90 192.168.1.91
24 255.255.255.248 192.168.1.92 192.168.1.93 192.168.1.94 192.168.1.95
25 255.255.255.248 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.98 192.168.1.99
26 255.255.255.248 192.168.1.100 192.168.1.101 192.168.1.102 192.168.1.103
27 255.255.255.248 192.168.1.104 192.168.1.105 192.168.1.106 192.168.1.107
28 255.255.255.248 192.168.1.108 192.168.1.109 192.168.1.110 192.168.1.111
29 255.255.255.248 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.114 192.168.1.115
30 255.255.255.248 192.168.1.116 192.168.1.117 192.168.1.118 192.168.1.119
31 255.255.255.248 192.168.1.120 192.168.1.121 192.168.1.122 192.168.1.123
32 255.255.255.248 192.168.1.124 192.168.1.125 192.168.1.126 192.168.1.127
33 255.255.255.248 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.130 192.168.1.131
34 255.255.255.248 192.168.1.132 192.168.1.133 192.168.1.134 192.168.1.135
35 255.255.255.248 192.168.1.136 192.168.1.137 192.168.1.138 192.168.1.139
36 255.255.255.248 192.168.1.140 192.168.1.141 192.168.1.142 192.168.1.143
37 255.255.255.248 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.146 192.168.1.147
38 255.255.255.248 192.168.1.148 192.168.1.149 192.168.1.150 192.168.1.151
39 255.255.255.248 192.168.1.152 192.168.1.153 192.168.1.154 192.168.1.155
40 255.255.255.248 192.168.1.156 192.168.1.157 192.168.1.158 192.168.1.159
41 255.255.255.248 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.162 192.168.1.163
42 255.255.255.248 192.168.1.164 192.168.1.165 192.168.1.166 192.168.1.167
43 255.255.255.248 192.168.1.168 192.168.1.169 192.168.1.170 192.168.1.171
44 255.255.255.248 192.168.1.172 192.168.1.173 192.168.1.174 192.168.1.175
45 255.255.255.248 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.178 192.168.1.179
46 255.255.255.248 192.168.1.180 192.168.1.181 192.168.1.182 192.168.1.183
47 255.255.255.248 192.168.1.184 192.168.1.185 192.168.1.186 192.168.1.187
48 255.255.255.248 192.168.1.188 192.168.1.189 192.168.1.190 192.168.1.191
49 255.255.255.248 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.194 192.168.1.195
50 255.255.255.248 192.168.1.196 192.168.1.197 192.168.1.198 192.168.1.199
51 255.255.255.248 192.168.1.200 192.168.1.201 192.168.1.202 192.168.1.203
52 255.255.255.248 192.168.1.204 192.168.1.205 192.168.1.206 192.168.1.207
53 255.255.255.248 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.210 192.168.1.211
54 255.255.255.248 192.168.1.212 192.168.1.213 192.168.1.214 192.168.1.215
55 255.255.255.248 192.168.1.216 192.168.1.217 192.168.1.218 192.168.1.219
56 255.255.255.248 192.168.1.220 192.168.1.221 192.168.1.222 192.168.1.223
57 255.255.255.248 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.226 192.168.1.227
58 255.255.255.248 192.168.1.228 192.168.1.229 192.168.1.230 192.168.1.231
59 255.255.255.248 192.168.1.232 192.168.1.233 192.168.1.234 192.168.1.235
60 255.255.255.248 192.168.1.236 192.168.1.237 192.168.1.248 192.168.1.239
61 255.255.255.248 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.242 192.168.1.243
62 255.255.255.248 192.168.1.244 192.168.1.245 192.168.1.246 192.168.1.247
63 255.255.255.248 192.168.1.248 192.168.1.249 192.168.1.250 192.168.1.251
64 255.255.255.248 192.168.1.252 192.168.1.253 192.168.1.254 192.168.1.255

Read More
Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: September 06, 2018

September 05, 2018

Cara Mudah Memahami Subnetting Jaringan dengan Metode Kotak (Box Method)

September 05, 2018 0
Subnetting merupakan teknik umum yang digunakan untuk membagi atau memecah suatu jaringan menjadi jaringan yang lebih kecil atau sederhana. Secara umum tujuan dari subnetting adalah untuk melakukan efisiensi alamat IP dan lebih mudah dalam perawatan maupun manajemen jaringan.

Metode kotak atau box method merupakan salah satu metode subnetting yang dilakukan dengan cara memvisualisasikan rincian subnet dan alamat IP ke jaringan yang lebih kecil dalam bentuk kotak-kotak sesuai dengan jumlah subnet dan host. Setiap kotak mewakili 1 subnet, sedangkan angka dalam kotak tersebut merupakan alamat host.

Setiap bagian dari subnet dalam kotak tersebut terdapat angka yang menunjukkan alamat jaringan (network Id) dan alamat broadcast (broadcast Id), sehingga untuk rentang IP yang tersedia adalah antara alamat Network Id dan Broadcast Id tersebut. Angka yang paling rendah dalam subnet tersebut merupakan Network Id sedangkan angka yang paling tinggi merupakan Broadcast Id.
Baca juga, Menghitung subnetting jaringan dengan metode lingkaran
Dengan mengarsir atau mewarnai bagian kotak, kita dapat dengan mudah memecah subnet tanpa tumpang tindih dengan alamat IP yang tidak digunakan, seperti pada gambar berikut ini.

#1 Subnet Mask 255.255.255.0


Keterangan :
  • Total subnet : 1 subnet
  • Total host : 256 host
  • Host valid : 254 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/24

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.0 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.254 192.168.1.255

#2 Subnet Mask 255.255.255.128


Keterangan :
  • Total subnet : 2 subnet
  • Total host : 128 host
  • Host valid : 126 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/25

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.128 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.126 192.168.1.127
2 255.255.255.128 192.168.1.128 192.168.1.1129 192.168.1.254 192.168.1.255

#3 Subnet Mask 255.255.255.192


Keterangan :
  • Total subnet : 4 subnet
  • Total host : 64 host
  • Host valid : 62 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/26

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.192 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.62 192.168.1.63
2 255.255.255.192 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.126 192.168.1.127
3 255.255.255.192 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.190 192.168.1.191
4 255.255.255.192 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.254 192.168.1.255

#4 Subnet Mask 255.255.255.224


Keterangan :
  • Total subnet : 8 subnet
  • Total host : 32 host
  • Host valid : 30 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/27


Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.224 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.30 192.168.1.31
2 255.255.255.224 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.62 192.168.1.63
3 255.255.255.224 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.94 192.168.1.95
4 255.255.255.224 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.126 192.168.1.127
5 255.255.255.224 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.158 192.168.1.159
6 255.255.255.224 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.190 192.168.1.191
7 255.255.255.224 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.222 192.168.1.223
8 255.255.255.224 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.254 192.168.1.255

#5 Subnet Mask 255.255.255.240


Keterangan :
  • Total subnet : 16 subnet
  • Total host : 16 host
  • Host valid : 14 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/28

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.240 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.14 192.168.1.15
2 255.255.255.240 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.30 192.168.1.31
3 255.255.255.240 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.46 192.168.1.47
4 255.255.255.240 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.62 192.168.1.63
5 255.255.255.240 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.78 192.168.1.79
6 255.255.255.240 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.94 192.168.1.95
7 255.255.255.240 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.110 192.168.1.111
8 255.255.255.240 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.126 192.168.1.127
9 255.255.255.240 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.142 192.168.1.143
10 255.255.255.240 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.158 192.168.1.159
11 255.255.255.240 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.174 192.168.1.175
12 255.255.255.240 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.190 192.168.1.191
13 255.255.255.240 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.206 192.168.1.207
14 255.255.255.240 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.222 192.168.1.223
15 255.255.255.240 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.238 192.168.1.239
16 255.255.255.240 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.254 192.168.1.255

#6 Subnet Mask 255.255.255.248


Keterangan :
  • Total subnet : 32 subnet
  • Total host : 8 host
  • Host valid : 6 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/29

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.248 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.6 192.168.1.7
2 255.255.255.248 192.168.1.8 192.168.1.9 192.168.1.14 192.168.1.15
3 255.255.255.248 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.22 192.168.1.23
4 255.255.255.248 192.168.1.24 192.168.1.25 192.168.1.30 192.168.1.31
5 255.255.255.248 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.38 192.168.1.39
6 255.255.255.248 192.168.1.40 192.168.1.41 192.168.1.46 192.168.1.47
7 255.255.255.248 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.54 192.168.1.55
8 255.255.255.248 192.168.1.56 192.168.1.57 192.168.1.62 192.168.1.63
9 255.255.255.248 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.70 192.168.1.71
10 255.255.255.248 192.168.1.72 192.168.1.73 192.168.1.78 192.168.1.79
11 255.255.255.248 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.86 192.168.1.87
12 255.255.255.248 192.168.1.88 192.168.1.89 192.168.1.94 192.168.1.95
13 255.255.255.248 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.102 192.168.1.103
14 255.255.255.248 192.168.1.104 192.168.1.105 192.168.1.110 192.168.1.111
15 255.255.255.248 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.118 192.168.1.119
16 255.255.255.248 192.168.1.120 192.168.1.121 192.168.1.126 192.168.1.127
17 255.255.255.248 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.134 192.168.1.135
18 255.255.255.248 192.168.1.136 192.168.1.137 192.168.1.142 192.168.1.143
19 255.255.255.248 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.150 192.168.1.151
20 255.255.255.248 192.168.1.152 192.168.1.153 192.168.1.158 192.168.1.159
21 255.255.255.248 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.166 192.168.1.167
22 255.255.255.248 192.168.1.168 192.168.1.169 192.168.1.174 192.168.1.175
23 255.255.255.248 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.182 192.168.1.183
24 255.255.255.248 192.168.1.184 192.168.1.185 192.168.1.190 192.168.1.191
25 255.255.255.248 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.198 192.168.1.199
26 255.255.255.248 192.168.1.200 192.168.1.201 192.168.1.206 192.168.1.207
27 255.255.255.248 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.214 192.168.1.215
28 255.255.255.248 192.168.1.216 192.168.1.217 192.168.1.222 192.168.1.223
29 255.255.255.248 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.230 192.168.1.231
30 255.255.255.248 192.168.1.232 192.168.1.233 192.168.1.238 192.168.1.239
31 255.255.255.248 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.246 192.168.1.247
32 255.255.255.248 192.168.1.248 192.168.1.249 192.168.1.254 192.168.1.255

#7 Subnet Mask 255.255.255.252


Keterangan :
  • Total subnet : 64 subnet
  • Total host : 4 host
  • Host valid : 2 host valid

Contoh untuk alamat IP 192.168.1.0/30

Jumlah Subnet Subnet Mask Net Id IP host awal IP host akhir Broadcast Id
1 255.255.255.248 192.168.1.0 192.168.1.1 192.168.1.2 192.168.1.3
2 255.255.255.248 192.168.1.4 192.168.1.5 192.168.1.6 192.168.1.7
3 255.255.255.248 192.168.1.8 192.168.1.9 192.168.1.10 192.168.1.11
4 255.255.255.248 192.168.1.12 192.168.1.13 192.168.1.14 192.168.1.15
5 255.255.255.248 192.168.1.16 192.168.1.17 192.168.1.18 192.168.1.19
6 255.255.255.248 192.168.1.20 192.168.1.21 192.168.1.22 192.168.1.23
7 255.255.255.248 192.168.1.24 192.168.1.25 192.168.1.26 192.168.1.27
8 255.255.255.248 192.168.1.28 192.168.1.29 192.168.1.30 192.168.1.31
9 255.255.255.248 192.168.1.32 192.168.1.33 192.168.1.34 192.168.1.35
10 255.255.255.248 192.168.1.36 192.168.1.37 192.168.1.38 192.168.1.39
111 255.255.255.248 192.168.1.40 192.168.1.41 192.168.1.42 192.168.1.43
12 255.255.255.248 192.168.1.44 192.168.1.45 192.168.1.46 192.168.1.47
13 255.255.255.248 192.168.1.48 192.168.1.49 192.168.1.50 192.168.1.51
14 255.255.255.248 192.168.1.52 192.168.1.53 192.168.1.54 192.168.1.55
15 255.255.255.248 192.168.1.56 192.168.1.57 192.168.1.58 192.168.1.59
16 255.255.255.248 192.168.1.60 192.168.1.61 192.168.1.62 192.168.1.63
17 255.255.255.248 192.168.1.64 192.168.1.65 192.168.1.66 192.168.1.67
18 255.255.255.248 192.168.1.68 192.168.1.69 192.168.1.70 192.168.1.71
19 255.255.255.248 192.168.1.72 192.168.1.73 192.168.1.74 192.168.1.75
20 255.255.255.248 192.168.1.76 192.168.1.77 192.168.1.78 192.168.1.79
21 255.255.255.248 192.168.1.80 192.168.1.81 192.168.1.82 192.168.1.83
22 255.255.255.248 192.168.1.84 192.168.1.85 192.168.1.86 192.168.1.87
23 255.255.255.248 192.168.1.88 192.168.1.89 192.168.1.90 192.168.1.91
24 255.255.255.248 192.168.1.92 192.168.1.93 192.168.1.94 192.168.1.95
25 255.255.255.248 192.168.1.96 192.168.1.97 192.168.1.98 192.168.1.99
26 255.255.255.248 192.168.1.100 192.168.1.101 192.168.1.102 192.168.1.103
27 255.255.255.248 192.168.1.104 192.168.1.105 192.168.1.106 192.168.1.107
28 255.255.255.248 192.168.1.108 192.168.1.109 192.168.1.110 192.168.1.111
29 255.255.255.248 192.168.1.112 192.168.1.113 192.168.1.114 192.168.1.115
30 255.255.255.248 192.168.1.116 192.168.1.117 192.168.1.118 192.168.1.119
31 255.255.255.248 192.168.1.120 192.168.1.121 192.168.1.122 192.168.1.123
32 255.255.255.248 192.168.1.124 192.168.1.125 192.168.1.126 192.168.1.127
33 255.255.255.248 192.168.1.128 192.168.1.129 192.168.1.130 192.168.1.131
34 255.255.255.248 192.168.1.132 192.168.1.133 192.168.1.134 192.168.1.135
35 255.255.255.248 192.168.1.136 192.168.1.137 192.168.1.138 192.168.1.139
36 255.255.255.248 192.168.1.140 192.168.1.141 192.168.1.142 192.168.1.143
37 255.255.255.248 192.168.1.144 192.168.1.145 192.168.1.146 192.168.1.147
38 255.255.255.248 192.168.1.148 192.168.1.149 192.168.1.150 192.168.1.151
39 255.255.255.248 192.168.1.152 192.168.1.153 192.168.1.154 192.168.1.155
40 255.255.255.248 192.168.1.156 192.168.1.157 192.168.1.158 192.168.1.159
41 255.255.255.248 192.168.1.160 192.168.1.161 192.168.1.162 192.168.1.163
42 255.255.255.248 192.168.1.164 192.168.1.165 192.168.1.166 192.168.1.167
43 255.255.255.248 192.168.1.168 192.168.1.169 192.168.1.170 192.168.1.171
44 255.255.255.248 192.168.1.172 192.168.1.173 192.168.1.174 192.168.1.175
45 255.255.255.248 192.168.1.176 192.168.1.177 192.168.1.178 192.168.1.179
46 255.255.255.248 192.168.1.180 192.168.1.181 192.168.1.182 192.168.1.183
47 255.255.255.248 192.168.1.184 192.168.1.185 192.168.1.186 192.168.1.187
48 255.255.255.248 192.168.1.188 192.168.1.189 192.168.1.190 192.168.1.191
49 255.255.255.248 192.168.1.192 192.168.1.193 192.168.1.194 192.168.1.195
50 255.255.255.248 192.168.1.196 192.168.1.197 192.168.1.198 192.168.1.199
51 255.255.255.248 192.168.1.200 192.168.1.201 192.168.1.202 192.168.1.203
52 255.255.255.248 192.168.1.204 192.168.1.205 192.168.1.206 192.168.1.207
53 255.255.255.248 192.168.1.208 192.168.1.209 192.168.1.210 192.168.1.211
54 255.255.255.248 192.168.1.212 192.168.1.213 192.168.1.214 192.168.1.215
55 255.255.255.248 192.168.1.216 192.168.1.217 192.168.1.218 192.168.1.219
56 255.255.255.248 192.168.1.220 192.168.1.221 192.168.1.222 192.168.1.223
57 255.255.255.248 192.168.1.224 192.168.1.225 192.168.1.226 192.168.1.227
58 255.255.255.248 192.168.1.228 192.168.1.229 192.168.1.230 192.168.1.231
59 255.255.255.248 192.168.1.232 192.168.1.233 192.168.1.234 192.168.1.235
60 255.255.255.248 192.168.1.236 192.168.1.237 192.168.1.248 192.168.1.239
61 255.255.255.248 192.168.1.240 192.168.1.241 192.168.1.242 192.168.1.243
62 255.255.255.248 192.168.1.244 192.168.1.245 192.168.1.246 192.168.1.247
63 255.255.255.248 192.168.1.248 192.168.1.249 192.168.1.250 192.168.1.251
64 255.255.255.248 192.168.1.252 192.168.1.253 192.168.1.254 192.168.1.255

Read More
Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: September 05, 2018

Post Top Ad