Simulasi Routing #3: Menghubungkan Jaringan Berbeda dengan Tiga Router

Materi TKJ - Di hari pertama ramadhan ini saya awali dengan membuat toturial lanjutan tentang konfigurasi routing yaitu menghubungkan tiga jaringan berbeda dengan tiga router. Simulasi routing sebelumnya dapat di baca di sini. (Instalasi dan konfigurasi samba server dapat dipelajari di sini).

Simulasi routing menggunakan tiga buah router tidak beda jauh dengan simulasi routing sebelumnya, hanya saja pada simulasi routing kali ini menggunakan dua konfigurasi routing yaitu konfigurasi routing static dan konfigurasi routing dinamis.

Mari kita simak tahapan demi tahapan simulasi routing #3: menghubungkan tiga jaringan berbeda dengan tiga buah router.

Langkah #1 Membuat topologi jaringan

Pertama-tama adalah membuat topologi dengan jaringan berbeda-beda menggunakan. Pada simulasi routing kali ini, setidaknya membutuhkan tiga pcs router, tiga pcs switch, 6 buah PC, seperti pada gambar topologi jaringan di bawah ini.

Topologi Jaringan dengan Tiga Router

Konfigurasi IP Address sesuai dengan gambar topologi jaringan di atas.

Langkah #2 Konfigurasi IP address

Lakukan konfigurasi IP address pada Kampus A, B, dan C sesuai dengan yang disajikan pada tabel berikut ini.

Konfigurasi IP address

Langkah #3 Konfigurasi routing

Seperti tutorial sebelumnya, ada tiga konfigurasi routing yang akan dilakukan pada simulasi routing kali ini, yaitu konfigurasi IP address pada port FastEthernet, konfigurasi IP address pada port Serial, dan konfigurasi IP static & dinamic routing (RIP).

#3.1 Konfigurasi IP address pada port FastEthernet

#3.1.1 Konfigurasi IP address FastEthernet via CLI
Pada Router1 atur konfigurasi IP address pada port FastEthernet dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.1.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router2 atur konfigurasi IP address pada port FastEthernet dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router2 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.10.10.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router3 atur konfigurasi IP address pada port FastEthernet dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router3 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna hijau)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 192.100.100.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

#3.1.2 Konfigurasi IP address FastEthernet via GUI
Pada Router1 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router1 > Config > FastEthernet0/0
  • Atur IP address dengan alamat 192.1.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi FastEthernet pada Router1

Pada Router2 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router2 > Config > FastEthernet0/0
  • Atur IP address dengan alamat 192.10.10.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi FastEthernet pada Router2

Pada Router3 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router3 > Config > FastEthernet0/0
  • Atur IP address dengan alamat 192.1.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi FastEthernet pada Router3

#3.2 Konfigurasi IP address pada port Serial

#3.2.1 Konfigurasi IP address pada port Serial via CLI
Pada Router1 atur konfigurasi IP address pada port Serial2/0 dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.10.10.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Router2 terhubung ke Router1 dan Router3. Maka pada Router2 konfigurasi IP address harus dilakukan pada dua port Serial yaitu port Serial2/0 dan Serial3/0 dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router2 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.10.10.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 20.20.20.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial3/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router3 atur konfigurasi IP address pada port Serial3/0 dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router3 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna hijau)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 20.20.20.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial3/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

#3.2.2 Konfigurasi IP address pada port Serial via GUI
Pada Router1 atur IP address Serial2/0 seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router1 > Config > Serial2/0
  • Atur IP address dengan alamat 10.10.10.1 dengan subnet mask 255.255.255.252 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi IP address Serial2/0 pada Router1

Pada Router2 atur IP address Serial2/0 dan Serial3/0 seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router2 > Config > Serial2/0
  • Atur IP address dengan alamat 10.10.10.2 dengan subnet mask 255.255.255.252 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
  • Config > Serial3/0
  • Atur IP address dengan alamat 20.20.20.1 dengan subnet mask 255.255.255.252 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi IP address Serial2/0 pada Router2
Konfigurasi IP address Serial3/0 pada Router2

Pada Router3 atur IP address Serial3/0 seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router3 > Config > Serial3/0
  • Atur IP address dengan alamat 20.20.20.2 dengan subnet mask 255.255.255.252 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi IP address Serial3/0 pada Router3
#3.3 Konfigurasi static routing 
Konfigurasi static routing juga dapat dilakukan memlui dua cara yaitu sebagai berikut:

#3.3.1 Konfigurasi IP static routing via CLI
Pada Router1 atur IP static routing seperti berikut ini:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 192.10.10.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ip route 192.100.100.0 255.255.255.0 10.10.10.2
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]

Router#

Pada Router2 atur IP static routing seperti berikut ini:
  • Klik Router2 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 192.1.1.0 255.255.255.0 10.10.10.1
Router(config)#ip route 192.100.100.0 255.255.255.0 20.20.20.2
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router3 atur IP static routing seperti berikut ini:
  • Klik Router3 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna hijau)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 192.1.1.0 255.255.255.0 20.20.20.1
Router(config)#ip route 192.10.10.0 255.255.255.0 20.20.20.1
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]

Router#

#3.3.2 Konfigurasi IP static routing via GUI
Pada Router1 atur IP static routing seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Static
  • Isikan Network: 192.10.10.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 10.10.10.2  > klik add, 
  • Ulangi seperti langkah sebelumnya, Network: 192.100.100.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 10.10.10.2  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi static routing pada Router1

Pada Router2 atur IP static routing seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Static
  • Isikan Network: 192.1.1.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 10.10.10.1  > klik add, 
  • Ulangi seperti langkah sebelumnya, Network: 192.100.100.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 20.20.20.2  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi static routing pada Router2

Pada Router3 atur IP static routing seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Static
  • Isikan Network: 192.1.1.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 20.20.20.1  > klik add, 
  • Ulangi seperti langkah sebelumnya, Network: 192.10.10.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 20.20.20.1  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi static routing pada Router3
#3.4 Konfigurasi dynamic routing (RIP)
Konfigurasi dynamic routing merupakan konfigurasi alternatif dan terbilang cepat serta mudah dalam konfigurasinya. Pada konfigurasi dynamic routing diisi dengan IP network masing-masing jaringan dan IP network serial yang terhubung ke masing-masing router. Konfigurasi dynamic routing (RIP) dapat juga dilakukan melalui dua cara yaitu sebagai berikut:

#3.4.1 Konfigurasi dynamic routing (RIP) via CLI
Pada Router1 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ro rip
Router(config-router)#net 192.1.1.0
Router(config-router)#net 10.0.0.0
Router(config-router)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]

Router#

Pada Router2 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik Router2 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ro rip
Router(config-router)#net 192.10.10.0
Router(config-router)#net 10.0.0.0
Router(config-router)#net 20.0.0.0
Router(config-router)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]

Router#

Pada Router3 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik Router3 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna hijau)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ro rip
Router(config-router)#net 192.100.100.0
Router(config-router)#net 20.0.0.0
Router(config-router)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]

Router#

#3.4.2 Konfigurasi dynamic routing (RIP) via GUI
Pada Router1 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik router > Config > RIP
  • Isikan Network: 192.1.1.0  > klik add, 
  • Network: 10.0.0.0  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi dynamic routing pada Router1

Pada Router1 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik router > Config > RIP
  • Isikan Network: 192.10.10.0  > klik add, 
  • Network: 10.0.0.0  > klik add
  • Network: 20.0.0.0  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi dynamic routing pada Router2

Pada Router1 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik router > Config > RIP
  • Isikan Network: 192.100.100.0  > klik add, 
  • Network: 20.0.0.0  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi dynamic routing pada Router3

Langkah #4 Tes koneksi jaringan

Lakukan tes koneksi jaringan dengan perintah ping, masuk ke Desktop > Command Prompt, ketikkan perintah ping [IP address tujuan]. Jika muncul seperti gambar berikut ini, maka konfigurasi routing berhasil.  

Ping dari PC0 Kampus A ke PC2 Kampus B dan PC5 Kampus C 
Ping dari PC3 Kampus B ke PC1 Kampus A dan PC4 Kampus C
Ping dari PC4 Kampus C ke PC0 Kampus A dan PC3 Kampus B
Demikian tutorial singkat simulasi routing yaitu menghubungkan tiga jaringan berbeda dengan tiga router, semoga tutorial ini bermanfaat dan membantu sobat. 

Ingin belajar instalasi dan konfigurasi web mail server pada sistem operasi Linux? Baca di sini ya.

Update....

Jika terjadi kerusakan pada Router2 sehingga mengakibatkan koneksi jaringan pada Kampus A dan Kampus C tidak terhubung, maka solusi yang dapat diambil adalah dengan menghubungkan Router1 dan Router3 melalui port Serial seperti topologi jaringan berikut ini:

Alternatif topologi jaringan dengan tiga router
Lakukan konfigurasi router pada port Serial3/0 Router1 dan port Serial2/0 Router3 seperti berikut ini:
#1 Konfigurasi port serial via CLI:
 Pada Router1 atur konfigurasi IP address pada port Serial3/0 dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int s3/0
Router(config-if)#ip add 30.30.30.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial3/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router3 atur konfigurasi IP address pada port Serial2/0 dengan langkah-langkah berikut:
  • Klik Router3 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna hijau)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 30.30.30.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

#2 Konfigurasi port serial via GUI:
Pada Router1 atur IP address Serial3/0 seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router1 > Config > Serial3/0
  • Atur IP address dengan alamat 30.30.30.1 dengan subnet mask 255.255.255.252 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi IP address pada port Serial3/0 Router1

Pada Router3 atur IP address Serial2/0 seperti langkah-langkah berikut ini:

Konfigurasi IP address pada port Serial2/0 Router3
  • Klik Router3 > Config > Serial2/0
  • Atur IP address dengan alamat 30.30.30.2 dengan subnet mask 255.255.255.252 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.

Lalu tambahkan Pada Router1 dan Router3 atur IP dynamic routing seperti berikut ini:
  • Klik router > Config > RIP
  • Isikan network: 30.0.0.0  > klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi dynamic routing pada Router3

Konfigurasi dynamic routing pada Router1
Demikian update tutorial terkait dengan simulasi routing yaitu menghubungkan tiga jaringan berbeda dengan tiga router. Semoga tutorial ini dapat memberi kemudahan bagi sobat yang ingin belajar simulasi routing pada aplikasi Cisco Packet Tracer. (Konfigurasi DHCP server dengan aplikasi Cisco Packet Tracer dapat di baca di sini).

    GET NEW INFORMATION

    SOCIAL NETWORK

    CB Blogger