Simulasi Routing #2: Menghubungkan Jaringan Berbeda dengan Dua Router - Jejaring Kimia

Hot

Mei 20, 2017

Simulasi Routing #2: Menghubungkan Jaringan Berbeda dengan Dua Router

Konfigurasi routing dua jaringan
Materi TKJ - Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi tutorial tentang simulasi routing menggunakan aplikasi Cisco Packet Tracer yaitu menghubungkan dua jaringan yang berbeda dengan dua router. Tutorial ini merupakan kelanjutan dari simulasi routing sebelumnya yang dapat sobat baca di sini. (Pengen tau instalasi dan konfigurasi NTP server via Linux? Baca tutorialnya di sini ya sobat)

Mari kita simak step by step konfigurasi dua buah routing untuk menghubungkan dua jaringan berbeda berikut ini.

Langkah #1 Membuat topologi jaringan

Untuk memulai konfigurasi routing, buatlah topologi jaringan dengan aplikasi cisco packet tracer seperti gambar di bawah ini.

Konfigurasi routing dua jaringan
Topologi Jaringan

Nantinya kita akan konfigurasi IP address sesuai dengan gambar di atas.

Langkah #2 Konfigurasi IP address

Lakukan konfigurasi IP address pada Kampus A dan Kampus B seperti pada tabel berikut ini.

Konfigurasi routing dua jaringan

Langkah #3 Konfigurasi routing

Dalam konfigurasi routing, ada 3 konfigurasi yang akan kita lakukan yaitu konfigurasi FastEthernet yang menghubungkan antara jaringan dengan router, konfigurasi port Serial yang menghubungkan antara router satu dengan router lain, dan terakhir adalah konfigurasi static routing.

Baca juga, Konfigurasi Routing (Interconnect Network) dengan Cisco Packet Tracer

#3.1 Konfigurasi IP address pada port FastEthernet


Untuk melakukan konfigurasi IP address pada port FastEthernet dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu sebagai berikut:


#3.1.1 Konfigurasi IP address pada port FastEthernet via GUI


Pada Router0 atur IP address FastEthernet seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > FastEthernet0/0
  • Atur IP address dengan alamat 200.200.200.1 | 255.255.255.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi routing dua jaringan

Lakukan konfigurasi yang sama pada Router1 atur IP address FastEthernet seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > FastEthernet0/0
  • Atur IP address dengan alamat 100.100.100.1 | 255.0.0.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi routing dua jaringan

#3.1.2 Konfigurasi IP address pada port FastEthernet via CLI

Pada Router0 atur IP address FastEthernet seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router0 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 200.200.200.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router1 atur IP address FastEthernet seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#ip add 100.100.100.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

#3.2 Konfigurasi IP address pada port Serial

Port Serial merupakan salah satu port yang menghubungkan antara router satu dengan router lainnya. Untuk melakukan konfigurasi IP address pada port Serial dapat dilakukan dengan dua cara sama halnya dengan port FastEthernet, yaitu sebagai berikut:
Baca juga, Simulasi Routing #3: Menghubungkan Jaringan Berbeda dengan Tiga Router

#3.2.1 Konfigurasi IP address pada port Serial via GUI

Pada Router0 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Serial2/0
  • Atur IP address dengan alamat 10.10.10.5 | 255.0.0.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi routing dua jaringan

Pada Router1 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Serial2/0
  • Atur IP address dengan alamat 10.10.10.10 | 255.0.0.0 
  • Cheklist Port Status yang berada pada pojok kanan atas, seperti gambar berikut ini. 
Konfigurasi routing dua jaringan

#3.2.2 Konfigurasi IP address pada port Serial via CLI

Pada Router0 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router0 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.10.10.5 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to down
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#
Pada Router1 atur IP address Serial seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int s2/0
Router(config-if)#ip add 10.10.10.5 255.0.0.0
Router(config-if)#no shut
%LINK-5-CHANGED: Interface Serial2/0, changed state to down
Router(config-if)#ex
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

#3.3 Konfigurasi static routing 

Konfigurasi static routing juga dapat dilakukan memalui dua cara yaitu sebagai berikut:

#3.3.1 Konfigurasi IP static routing via GUI

Pada Router0 atur IP static routing seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Static
  • Isikan Network: 100.0.0.0 | Mask: 255.0.0.0 | Next Hop: 10.10.10.10  
  • Klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi routing dua jaringan

Pada Router1 atur IP static routing seperti langkah-langkah berikut ini:
  • Klik router > Config > Static
  • Isikan Network: 200.200.200.0 | Mask: 255.255.255.0 | Next Hop: 10.10.10.5 
  • Klik add, seperti gambar berikut ini.
Konfigurasi routing dua jaringan

#3.3.2 Konfigurasi IP static routing via CLI

Pada Router0 atur IP static routing seperti berikut ini:
  • Klik Router0 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna biru)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 100.0.0.0 255.0.0.0 10.10.10.10
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Pada Router1 atur IP static routing seperti berikut ini:
  • Klik Router1 > CLI
  • Jika muncul "Continue with configuration dialog? [yes/no]:" tekan N pada keyboard lalu enter dua kali
  • Ketikkan perintah berikut ini (warna merah)
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line. End with CNTL/Z.
Router(config)#ip route 200.200.200.0 255.255.255.0 10.10.10.5
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console
Router#write
Building configuration...
[OK]
Router#

Langkah #4 Tes koneksi jaringan 

Lakukan tes koneksi jaringan dengan perintah ping, masuk ke Desktop > Command Prompt, ketikkan perintah ping [IP address tujuan]. Jika muncul seperti gambar berikut ini, maka konfigurasi routing berhasil. 

Konfigurasi routing dua jaringan
Ping dari PC1 Kampus A ke PC2 dan PC3 Kampus B
Konfigurasi routing dua jaringan
Ping dari Server Kampus B ke Server dan PC1 Kampus A

Demikian tutorial singkat simulasi routing yaitu menghubungkan dua jaringan berbeda dengan dua router, semoga tutorial ini bermanfaat dan membantu sobat. 

Ingin belajar instalasi dan konfigurasi secure web server pada sistem operasi Linux? Baca di sini ya. 

Tunggu simulasi routing berikutnya.

Rino Safrizal
Jejaring Kimia Updated at: Mei 20, 2017

Post Top Ad