Instalasi dan Konfigurasi Web Server pada Sistem Operasi Linux (Mint 18.1 Serena)

Pengertian

Materi TKJ - Web server merupakan perangkat lunak (software) dalam server yang berfungsi untuk menerima permintaan (request) berupa halaman web melalui protokol HTTP dan atau HTTPS dari client yang lebih dikenal dengan nama browser, kemudian mengirimkan kembali (respon) hasil permintaan tersebut ke dalam bentuk halaman-halaman web yang pada umumnya berbentuk dokumen HTML.

Dari pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa web server merupakan pelayan (pemberi layanan) bagi web client (browser) seperti Mozilla, Chrome, Internet Explorer, Opera, Safari dan lain sebagainya, supaya browser dapat menampilkan halaman atau data yang kita minta.

Fungsi Web Server

Fungsi utama dari web server adalah untuk mentransfer atau memindahkan berkas yang diminta oleh pengguna melalui protokol komunikasi tertentu. Oleh karena dalam satu halaman web biasanya terdiri dari berbagai macam jenis berkas seperti gambar, video, teks, audio, file dan lain sebagainya, maka pemanfaatan web server berfungsi juga untuk mentransfer keseluruhan aspek pemberkasan dalam halaman tersebut, termasuk teks, gambar, video, audio, file dan sebagainya.

Pada saat kita ingin mengakses sebuah halaman website, biasanya kita mengetik halaman tersebut di browser seperti mozilla, chrome dan lain-lain. Setelah kita meminta (biasanya dengan menekan enter) untuk dapat mengakses halaman tersebut, browser akan melakukan permintaan ke web server. Disinilah web server berperan, web server akan mencarikan data yang diminta browser, lalu mengirimkan data tersebut ke browser atau menolaknya jika ternyata data yang diminta tidak ditemukan.

HTTP (Hypertext Transfer Protocol) adalah protokol yang digunakan oleh web server dan web browser untuk dapat berkomunikasi antara satu sama lain. Sedangkan HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Secure) adalah merupakan versi aman (secure) dari HTTP. Biasanya protokol HTTP menggunakan port 80 dan protokol HTTPS menggunakan port 443. Untuk mengenal dan membedakanWE keduanya, anda bisa lihat pada saat anda mengakses suatu halaman website apakah berwalan http:// atau https://. Salah satu contoh web server yang paling banyak digunakan adalah apache2.

Pada kesempatan kali ini, saya akan membagikan cara instalasi dan konfigurasi web server pada sistem operasi linux menggunakan layanan apache2.

Instalasi dan Konfigurasi Web Server

Instalasi web server apache dan php7.0
Untuk melakukan instalasi web server, ketikkan perintah berikut pada terminal linux:
#apt-get install apache2 php7.0 

Gambar di atas menunjukkan bahwa sevice apache2 dan php sudah terinstall.

Konfigurasi Web Server Apache
#1 Masuk ke direktori sites-available dengan perintah berikut
#cd /etc/apache2/sites-available/
#2 Jika sudah berada pada direktori /etc/apache2/sites-available/, buatlah file "web" dengan cara mengcopy file 000-default.conf pada direktori yang sama dengan perintah berikut:
#cp 000-default.conf web
#3 Masuk ke file web dengan perintah berikut:
#nano web
Jika sudah terbuka, hapus semua script lalu ganti dengan script seperti gambar berikut ini (IP address dan domain dapat diganti sesuai keinginan):


#4 Buatlah file pada directory /var/www/html/ dengan nama index.php, dengan perintah berikut:
#pico /var/www/html/index.php
Lalu ketikkan script seperti gambar di bawah ini:


Restart web server apache2 dengan perintah berikut:
#/etc/init.d/apache2 restart
Pengujian
Konfigurasi web server dengan apache2 dapat diuji melalui web browser localhost maupun client dengan mengetikkan alamat-alamat berikut:
localhost/index.php atau
Untuk mengakses web server dari komputer client dengan sistem operasi windows, terlebih dahulu harus mensetting IP address dan DNS server dengan mengakses konfigurasi IP address pada LAN/ethernet via Control Panel > Network and Internet >  Network and Sharing Center > Change adapter settings > Ethernet > Properties > Internet Protocol version 4 > Properties, ganti konfigurasi IP seperti pada gambar berikut ini:

rinosafrizal.com/index.php atau
192.168.137.4/index.php

Demikian pembahasan singkat terkait dengan instalasi dan konfigurasi web server pada sistem operasi linux Mint 18.1 Serena dengan layanan apache2, semoga tulisan ini dapat membantu rekan.

* Konten ini dibuat sebagai hasil dari kegiatan Program Keahlian Ganda Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan yang dilaksanakan tanggal 13 Maret s.d 12 Mei 2017 di Pusat Belajar SMK Negeri  1 Ngabang Kalimantan Barat.
** Materi diambil dari Modul Guru Pembelajar Paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan

0 Response to "Instalasi dan Konfigurasi Web Server pada Sistem Operasi Linux (Mint 18.1 Serena)"

Post a Comment

GET NEW INFORMATION

SOCIAL NETWORK

CB Blogger