Contoh Perintah Dasar Sistem Operasi Linux (Ubuntu 16.04 LTS)

Materi TKJ - Terdapat banyak perintah dasar yang dapat diakses melalui terminal Linux. Perintah dasar yang disajikan kali ini dibagi ke dalam beberapa kategori. Adapun beberapa peritah dasar (based command line) yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Perintah dasar yang berhubungan dengan direktori

# Perintah Dasar ls

Is adalah perintah yang berfungsi untuk menampilkan suatu direktori. Perintah ini dapat berjalan sendiri atau dijalankan dengan argument. Adapun argument yang bisa disertakan adalah sebagai berikut:
  • -a digunakan untuk menampilkan semua file dan folder, termasuk yang tersembunyi
  • -A sama dengan -a, tetapi tidak menampilkan direktori . dan ..
  • -C digunakan untuk menampilkan direktori dengan output berbentuk kolom
  • -d digunakan untuk menampilkan direktori saja, isi tidak ditampilkan
  • -f menampilkan isi direktori tanpa diurutkan
  • -l menampilkan isi direktori secara lengkap, mulai dari hak akses, owner, group dan tanggal file atau direktori dibuat
  • -1 menampilkan isi direktori dengan format satu direktori per baris.
Contoh penggunaan perintah ls dengan argument -l dapat dilihat pada gambar berikut.

# Perintah Dasar mkdir

mkdir adalah perintah yang digunakan untuk membuat direktori. Contohnya membuat direktori KeahlianGanda seperti pada gambar di bawah ini.

# Perintah Dasar cd

cd adalah perintah yang digunakan untuk berpindah direktori aktif. Contohnya adalah berpidah dari direktori /home ke /KeahlianGanda seperti pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar rmdir

rmdir adalah perintah yang digunakan untuk menghapus direktori kosong. Contohnya adalah menghapus direktori KeahlianGanda yang sudah dibuat sebelumnya, seperti pada gambar di bawah ini.

Perintah dasar yang berhubungan dengan manajemen file

# Perintah Dasar cat

cat adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan isi file. Idealnya file yang bisa terbaca dengan baik adalah file yang berekstensi .txt. Contoh penggunaan perintah ini seperti pada gambar berikut.
Melihat isi file Linux dengan perintah cat

# Perintah Dasar cp

cp adalah perintah yang digunakan untuk menduplikat atau mengcopy file dan/ direktori. Contoh penggunaan perintah cp dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Mengcopy file Linux menjadi Linux_Ubuntu dengan perintah cp

# Perintah Dasar mv

mv adalah perintah yang digunakan untuk memindahkan file dan/ direktori. Contoh penggunaan perintah ini dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Memindahkan file Linux_Ubuntu dari direktori KeahlianGanda ke direktori ATP

# Perintah Dasar rm

rm adalah perintah yang digunakan untuk menghapus file. Penggunaan perintah rm dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Menghapus file Linux dengan perintah rm

# Perintah Dasar find

find adalah perintah yang digunakan untuk mencari suatu file dalam direktori tertentu. Contoh penggunaan perintah ini seperti yang disajikan pada gambar berikut ini.
Mencari file yang bereksensi .txt dengan perintah find

Perintah yang berhubungan dengan pemrosesan string (serangkaian karakter)

# Perintah Dasar grep

grep adalah perintah yang digunakan untuk mencari karakter atau kata yang diinginkan dalam sebuah file. Penggunaan perintah ini dapat dilihat pada gambar berikut.
Mencari kata GNOME dalam file Sistem_Operasi dengan perintah grep

# Perintah Dasar wc

wc adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan jumlah baris, kata, dan ukuran sebuah file. Contoh penggunaan perintah ini seperti pada gambar berikut.

# Perintah Dasar short

short adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan isi file teks secara urut. Contoh penggunaan perintah short dapat dilihat pada gambar di bawah ini.

Perintah yang berhubungan dengan informasi sistem

# Perintah Dasar uname

uname adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan informasi sistem komputer. option yang dapat ditambahkan adalah sebagai berikut:
  • -a atau --all merupakan option yang digunaknan untuk menampilkan semua informasi
  • -m atau --machine merupakan option yang digunakan untuk menampilkan tipe mesin/perangkat keras
  • -n atau --nodename merupakan option yang digunakan untuk menampilkan hostname
  • -r atau --realease merupakan option yang digunakan untuk menampilkan rilis dari kernel sistem operasi
  • -s atau -o merupakan option yang digunakan untuk menampilkan nama sistem operasi
  • -p atau --processor merupakan option yang digunakan untuk menampilkan tipe prosesor
  • -v merupakan option yang digunakan untuk menampilkan versi sistem operasi.
Salah satu contoh penggunakan perintah uname seperti pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar date

date adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan tanggal dan waktu sistem. Contoh penggunaan perintah date dapat dilihat pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar cal

cal adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan kalender. Contoh penggunaan perintah cal dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Jika ingin mengetahui tanggal, bulan, dan tahun tertentu dengan menambahkan argument [bulan] [tahun] dapat menggunakan perintah seperti yang dicontohkan pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar df

df adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan space filesystem dari harddisk komputer. Contoh seperti pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar free

free adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan penggunaan memori. Contoh seperti pada gambar berikut ini.

Perintah dasar yang berhubungan dengan user

Dalam sistem operasi Linux, ada dua tipe user yang penting untuk diketahui yaitu sebagai berikut:
  • user root adalah user yang memiliki hak sebagi administrator, biasa juga disebut “super user”. User root yang akan mengelola dan mengkonfigurasi komputer.
  • user biasa adalah user yang tidak memiliki hak akses sebagai administrator. User ini digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari itu misalnya mengetik, browsing internet dan kegiatan lain yang tidak membutuhkan hak root.
Berikut disajikan beberapa perintah dasar yang terkait dengan user:

# Perintah Dasar who

who adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan user yang sedang login saat ini.

# Perintah Dasar id

id adalah perintah yang digunakan untuk menampilkan identitas user. Contoh perintah who dan id dapat dilihat pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar sudo su

sudo su adalah perintah yang digunakan untuk login sebagai root / pengguna tertinggi. Contoh seperti pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar adduser atau useradd

adduser atau useradd adalah perintah yang digunakan untuk membuat user baru. Contoh seperti pada gambar berikut ini.

# Perintah Dasar userdel

userdel adalah perintah yang digunakan untuk menghapus user yang sudah dibuat. Contoh seperti pada gambar berikut ini.

Izin akses file

Perintah yang digunakan untuk melihat izin akses file adalah ls dengan option –l. Contoh seperti pada gambar berikut ini.

Pada Gambar di atas, terdapat 9 (sembilan) kolom yang dapat dijabarkan sebagai berikut:
  • Kolom pertama (drwxrwxr-x) merupakan izin akses file 
  • Kolom kedua (2) merupakan link file
  • Kolom ketiga (rino) merupakan pemilik file
  • Kolom keempat (rino) merupakan nama group pemilik file
  • Kolom kelima (4096) merupakan ukuran file
  • Kolom keenam (Peb) merupakan bulan pembuatan/modifikasi file
  • Kolom ketujuh (25) merupakan tanggal pembuatan/modifikasi file
  • Kolom kedelapan (2017) merupakan tahun pembuatan/modifikasi file
  • Kolom kesembilan (ATP) merupakan nama file
Terdapat 3 (tiga) jenis izin akses file yaitu
  • r : read (membaca)
  • w : write (menulis)
  • x : execute (menjalankan)
Perhatikan izin akses file baris ke-5 pada Gambar di atas dengan nama file Sistem_Operasi. Untuk izin akses file tersebut, terdapat 10 (sepuluh) digit karakter, yang dibagi menjadi 4 (empat) kelompok yaitu:
a) satu karakter (-), digunakan untuk menentukan tipe file. Tipe file yang ada sebagai berikut:
  • - : file biasa
  • d : direktori
  • l : link
  • c : special file
  • s : socket
  • p : name piped
  • b : block device
b) 3 (tiga) karakter pertama rw-, digunakan untuk izin akses file terhadap user pemilik file
c) 3 (tiga) karakter kedua rw-, digunakan untuk izin akses file terhadap group pemilik file
d) 3 (tiga) karakter terakhir r--, digunakan untuk izin akses terhadap other (user dan group lain).

Dengan demikian pada contoh file Sistem_Operasi dapat dibaca sebagai berikut:
merupakan tipe file biasa, pemilik file mempunyai izin akses read dan write, group pemilik mempunyai izin akses read dan write, dan other mempunyai izin akses read.
*Tutorial di atas merupakan ringkasan project work dari salah satu tugas dalam Program Keahlian Ganda paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. File lengkapnya dapat di unduh di sini

0 Response to "Contoh Perintah Dasar Sistem Operasi Linux (Ubuntu 16.04 LTS)"

Post a Comment

GET NEW INFORMATION

SOCIAL NETWORK

CB Blogger