Mengenal Perintah Dasar pada Sistem Operasi Berbasis Linux (Ubuntu 16.04 LTS)

Materi TKJ - Pengertian antarmuka (interface) adalah salah satu layanan yang disediakan sistem operasi sebagai sarana interaksi antara pengguna dengan sistem operasi. Antarmuka adalah komponen sistem operasi yang bersentuhan langsung dengan pengguna. Terdapat dua jenis antarmuka yaitu sebagai berikut:

Command Line Interface (CLI)

CLI adalah mekanisme interaksi dengan sistem operasi atau perangkat lunak komputer dengan mengetikkan perintah untuk menjalankan tugas tertentu. Dalam penerapannya CLI lebih ditujukan kepada sistem operasi yang digunakan sebagai komputer server yang dioperasikan oleh IT administrator. Karena menggunakan CLI dirasa lebih efisien dan cepat dibanding menggunakan GUI. Contoh sistem operasi berbasis CLI adalah DOS/Command Prompt, Linux berbasis Teks, Cisco IOS (Internetwork Operating System), Mikrotik, dll.

Graphical User Interface (GUI)

GUI adalah antarmuka pada sistem operasi yang menggunakan tampilan grafis, dapat dikendalikan menggunakan beberapa macam alat input, seperti mouse, keyboard, touchscreen, dll. Pada antarmuka GUI terdapat jendela, menu, tombol, icon, dll yang didesain supaya pengguna lebih mudah dan nyaman (user friendly) dalam berinteraksi dengan sistem operasi maupun aplikasi.

Pada dasarnya, Linux merupakan sistem operasi yang berbasiskan pada text dalam sistem kerjanya. Bila ingin melakukan sesuatu terhadap komputer user bisa mengetikkan perintah-perintah yang kemudian dieksekusi oleh komputer. Sehingga mode teks terus melekat dengan Linux sampai saat ini, walaupun sekarang tampilan GUI (Graphic User Interface) Linux sudah semakin bagus dan memudahkan user. Perintah-perintah yang diketikkan itu biasa disebut Command Line. Untuk perintah-perintah dasar, biasa disebut Basic Command Line.

Mengenal interface terminal Linux

Terminal Linux terdiri atas bebrapa bagian yaitu sebagai berikut:
1) Baris Judul (title bar)
Baris judul berada paling atas layar terminal

2) Baris Menu (menu bar) 
Baris menu dan baris judul pada bagian menu bar menempati posisi yang sama, terdapat beberapa tab menu yaitu sebagai berikut:
  • tab File; terdiri atas beberapa bagian sub menu yaitu Open Terminal, New Profile , Close Terminal, dan Close All Terminal
  • tab Edit, terdiri atas beberapa bagian sub menu yaitu Copy, Paste, Paste Filenames, Select All, Preferences, dan Profile Preferences
  • tab Menu View, terdiri dari Show Menubar, Full Screen, Zoom In, Zoom Out, dan Normal Size
  • tab Menu Search, terdiri atas beberapa bagian sub menu yaitu Find, Find Next, dan Find Previous
  • tab Menu Terminal, terdiri atas beberapa bagian sub menu yaitu Change Profile, Set Character Encoding, Read-Only, Reset, Reset and Clear, serta pengaturan ukuran layar terminal area.
Baris menu dan judul dapat dilihat pada gambar berikut.


3) Terminal Area
Terminal area merupakan area atau tempat mengetikkan perintah dasar.

Mengetahui perintah dasar pada terminal Linux

Untuk mengetahui perintah dasar apa saja yang dapat berjalan pada terminal Linux, kita dapat mengetahuinya berdasarkan pengelompokkan alfabet dengan cara mengetikkan abjad yang ingin diketahui pada terminal area, lalu tekan tab sebanyak dua kali. Seperti pada gambar di bawah ini.

Menggunakan perintah dasar pada terminal Linux

Sebelum menggunakan perintah dasar sistem operasi Linux, mari kira pahami terlebih dahulu format perintah dasar di Linux seperti pada gambar di bawah ini.

Keterangan:
  • prompt $ menunjukkan user biasa, dan # menunjukkan user root / super user
  • perintah merupakan perintah/ sintaks yang ingin dijalankan
  • argument merupakan sesuatu yang ditambahkan ke perintah dasar. argument terdiri dari option dan path. option adalah pilihan yang bisa digunakan untuk menghasilkan kondisi tertentu dari suatu perintah. path adalah sesuatu yang akan diproses oleh perintah.
Untuk perintah yang akan diberi option aturan penulisannya adalah setelah nama perintah, sebelum option ditambahkan tanda dash (-). penggunaan option bisa lebih dari satu, sesuai dengan kebutuhan. 

Contoh penulisan perintah dapat dilihat pada gambar di bawah ini.
Perintah ls tanpa menggunakan argument

Perintah ls -l dengan menggunakan argument berupa option

Perintah ls /home dengan menggunakan argument berupa path

Perintah ls -l /home dengan menggunakan argument berupa option dan path

Pada saat menuliskan perintah, ada beberapa aturan yang harus kita ikuti, antara lain:
  • Case Sensitive (penggunaan huruf besar dan huruf kecil). Dalam menuliskan perintah harus diperhatikan apakah perintah tersebut menggunakan huruf besar atau huruf kecil. Karena huruf besar dan huruf kecil diartikan berbeda. Bila ada kekeliruan perintah tidak mau dijalankan atau terjadi error.
  • Penggunaan tanda baca dan spasi. Dalam penulisan perintah harus teliti dalam penggunaan titik (.), koma (,), slash (/) atau backslash (\). Begitu juga dengan spasi. Karena bila terjadi kesalahan dalam penggunaan tanda baca dan spasi, perintah juga tidak bisa dijalankan.
  • Ejaan kata dari perintah yang digunakan. Pastikan perintah sudah benar ejaan katanya. Perintah-perintah yang ada menggunakan bahasa inggris.
Untuk membatalkan perintah yang anda instruksikan kepada sistem, anda bisa mengetikkan Ctrl+C atau Ctrl+Z. Maka perintah yang sedang diproses oleh system akan terhenti.

Demikian pengenalan perintah dasar pada sistem operasi berbasis Linux (Ubuntu 16.04 LTS), tunggu postingan berikutnya terkait dengan penyajian perintah dasar pada sistem operasi Linux.

*Tutorial di atas merupakan ringkasan project work dari salah satu tugas dalam Program Keahlian Ganda paket Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. File lengkapnya dapat di unduh di sini

0 Response to "Mengenal Perintah Dasar pada Sistem Operasi Berbasis Linux (Ubuntu 16.04 LTS) "

Post a Comment

GET NEW INFORMATION

SOCIAL NETWORK

CB Blogger