Mengenal Jenis dan Fungsi Peralatan Gelas pada Laboratorium Kimia (Bagian II)

11. Labu Leher Tiga (Three neck Rounded Flask)

Labu alas bulat leher tiga merupakan peralatan yang sering dipakai di laboratorium kimia organic dan biokimia. Alas labu berbentuk lubat dan mempunyai leher sebanyak tiga buah. Labu ini sering digunakan pada proses destilasi. Pada masing-masing leher biasa digunakan untuk thermometer, memasukkan bahan kimia yang akan didestilasi dan jalan uap cairan yang akan dilewatkan pada gelas pendingin.

Labu leher tiga mempunya beberapa kapasitas mulai dari 100 ml sampai dengan 2000 ml.

12. Labu Destilasi (Destillation Flask)

Labu destilasi hamper sama dengan labu alas bulat leher tiga tetapi mempunyai pipa kea rah sisi yang akan disambungkan dengan alat gelas pendingin pada saat digunakan untuk keperluan destilasi.

Labu destilasi mempunya beberapa ukuran dari 100 ml sampai dengan 1000 ml.

13. Labu Penyaring (Filtration Flask)

Labu penyaring mempunyai bentuk yang mirip dengan Erlenmeyer tetapi terdapat pipa di sisi atas pada lehernya. Labu penyaring sering digunakan untuk penyaringan Buchner berpasangan dengan corong Buchner dan pompa vakum (pompa penghisap).

Kapasitas yang tersedia untuk labu penyaring mulai dari 100 ml sampai dengan 2000 ml.

14. Labu Kjeldahl (Kjeldahl Flask)

Labu kjeldahl terbuat dari bahan gelas atau pyrex berbentuk seperti labu alas bulat tetapi mempunyai leher yang panjang. Lagu kjeldahl digunakan untuk destruksi bahan makanan pada proses penentuan kadar protein. Labu kjeldahl dikhususkan untuk desktruksi makanan yang berbentuk padatan bukan cair.

Adapun kapasitas labu kjeldahl mulai dari ukuran 10 ml sampai dengan 800 ml.

15. Pendingin Leibig (Leibig Condenser)

Pendingin leibig merupakan peralatan yang sering dipakai pada laboratorium kimia organic dan biokimia. Pendingin leibig mempunyai bentuk menyerupai pipa lurus dan rata yang dibungkus pipa lain yang lebih besar. Kegunaan pendingin leibig adalah sebagai pengembun dalam proses destilasi cairan dengan titik didih di bawah 100oC.

Kapasitas pendingin leibig yang tersedia mulai dari ukuran 150 mm sampai dengan 900 mm.

16. Pendingin Bola (Bulb Condenser)

Pendingin bola menyerupai pendingin leibig tetapi pada bagian dalam berbentuk gelembung seperti bola. Pendingin bola terbuat dari gelas yang tembus cahaya (opaque) sama halnya dengan pendingin leibig. Kegunaan dari pendingin bola adalah untuk proses refluks. Proses refluks adalah proses pemanasan untuk mempercepat reaksi kimia, akan tetapi kuantitas senyawa kimia dijaga agar tidak hilang karena penguapan. Pendingin bola yang dipasang pada proses refluks memungkinkan senyawa cair yang menguap akan terembunkan dan kembali ke labu pemanasan.

Adapun kapasitas pendingin bola mulai dari ukuran 200 mm sampai dengan 900 mm.

17. Pendingin Ulir (Coil Destilate)

Pendingin ulir mempunyai bentuk pipa yang berulir di dalam pipa pendingin. Pendingin ulir ini digunakan untuk proses refluks senyawa yang mempunyai titik didih tinggi mendekati suhu 100oC. Pendingin ulir menggunakan media air sebagai pendinginan sama halnya dengan pendingin bola dan leibig.

Adapun kapasita pendingin ulir mulai dari ukuran 150 mm sampai dengan 600 mm.

18. Pendingin Udara (Air Condenser)

Pendingin udara merupakan peralatan gelas yang menyerupai pipa biasa dan digunakan untuk proses destilasi senyawa yang mempunyai titik didih rendah. Alat ini menggunakan udara sebagai pendingin.

Ukuran pendingin udara yang tersedia mula dari 400 mm sampai dengan 1000 mm.

19. Pipet Volume (Volumetric Pipette)

Pipet volume atau sering juga disebut sebagai pipet gondok merupakan perlengkapan gelas yang berbentuk pipa tetapi terdapat cembungan pada tengah-tengah batang pipa tersebut. Pada bagian batang pipa bagian atas terdapat tanda batas cairan sedangkan pada bagian cembungan terdapat angka yang menyatakan volume pipet tersebut. Kegunaan pipet volume adalah untuk mengambil dan memindahkan cairan dengan volume tertentu yang tertera pada batang pipet gondok tersebut.

Pipet volume tersedia beberapa ukuran mulai dari 1 ml sampai dengan 100 ml.

20. Pipet Ukur (Graduated Pipette)

Pipet ukur merupakan alat gelas menyerupai pipa dengan salah satu ujungnya menyempit. Terdapat skala pada bagian batangnya. Pipet ukur berfungsi untuk menambahkan zat cair dengan volume tertentu yang dapat dilihat dari skala pada saat penambahan cairan tersebut.

Pipet ukur mempunyai beberapa kapasitas mulai dari 0,1 ml sampai dengan 25 ml.
Mengenal Jenis dan Fungsi Peralatan Gelas pada Laboratorium Kimia (Bagian II) Mengenal Jenis dan Fungsi Peralatan Gelas pada Laboratorium Kimia (Bagian II) Reviewed by Rino Safrizal on 01:53 Rating: 5