Bidang Uji Kualitas Lingkungan dan Parameter Uji untuk Berbagai Jenis Industri

Jejaring Kimia - Penentuan bidang uji kualitas lingkungan dan parameter uji merupakan bagian dari perencanaan pembambilan sampel lingkungan. Selain menentuan tujuan pengambilan sampel lingkungan, bidang uji kualitas lingkungan dan parameter uji juga sangat penting untuk diperhatikan dalam perencanaan pengambilan sampel agar tidak keliru dalam menentukan tindakanan selanjutnya.
Penentuan bidang uji kualitas lingkungan sangat tergantung pada tujuan yang ditetapkan. Bidang uji tersebut dibedakan menurut media lingkungan yang ada. Contoh bidang uji kualitas lingkungan adalah air permukaan, air tanah, air limbah, air laut, udara ambient, dan sebagainya. Adapun parameter yang harus dianalisis disesuaikan dengan baku mutu lingkungan hidup.
Selain itu penentuan parameter yang harus dianalisis sangat tergantung pada keberadaan bahan pencemar atau polutan di lingkungan. Contohnya parameter uji air limbah industry logam akan berbeda dengan parameter uji air limbah industry tekstil.
Berikut akan disajikan bidang uji kualitas lingkungan dan parameter uji untuk berbagai jenis industry:
  1. Jenis Industri soda kaustik/klor; parameter yang diuji adalah Ph, TSS, Cl2 tersisa, Cu, Pb, Zn, Cr, Ni, dan Hg
  2. Pelapisan logam; parameter yang diuji adalah pH, TSS, CN, krom total, Cr6+, Cu, Zn, Ni, Cd, Pb
  3. Penyamakan kulit; parameter yang diuji adalah pH, BOD, COD, TSS, krom total, minyak dan lemak, nitrogen total (sebagai N), ammonia total (sebagai N), sulfide (sebagai S)
  4. Minyak sawit; parameter yang diuji adalah pH, BOD, COD, TSS, minyak dan lemak, nitrogen total (sebagai N)
  5. Pulp dan kertas; parameter yang diuji adalah pH, BOD, COD, TSS
  6. Karet; parameter yang diuji adalah pH, BOD, COD, TSS, ammonia total (sebagai NH3-N), nitrogen total (sebagai N)
  7. Gula; parameter yang diuji adalah pH, BOD, COD, TSS, minyak dan lemak, sulfide (sebagai S)
  8. Tapioka; parameter yang diuji adalah pH, BOD, COD, TSSCN
  9. Tekstil; pH, BOD, COD, TSS, fenol total, krom total, ammonia total (NH3-N), sulfide (sebagai S), minyak dan lemak
  10. Pupuk; pH, COD, TSS, minyak dan lemak, NH3-N, TKN
  11. Etanol; pH, BOD, COD, TSS, sulfide (sebagai S)
  12. Monosodium glutamate (MSG); pH, BOD, COD, TSS
  13. Kayu lapis; pH, BOD, COD, TSS, fenol, ammonia total (sebagai N)
  14. Susu, makanan yang terbuat dari susu; pH, BOD, COD, TSS
  15. Minuman ringan; pH, BOD, TSS, minyak dan lemak
  16. Sabun, deterjen, dan produk minyak nabati; pH, BOD, COD, TSS, minyak dan lemak, fosfat, MBAS
  17. Bir; pH, BOD, COD, TSS
  18. Baterai kering; pH, BOD, TSS, ammonia total, minyak dan lemak, Zn, Hg, Mn, Cr, Ni
  19. Cat; pH, BOD, TSS, Hg, Zn, Pb, Cu, Cr6+, Ti, Cd, fenol, minyak dan lemak
  20. Farmasi; pH, BOD, COD, TSS, total N, fenol
  21. Pestisida; pH, BOD, COD, TSS, fenel, benzene, toluene, total sianida, ammonia total (sebagai N), bahan aktif total
*Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 51/MENLH/10/1995
Bidang Uji Kualitas Lingkungan dan Parameter Uji untuk Berbagai Jenis Industri Bidang Uji Kualitas Lingkungan dan Parameter Uji untuk Berbagai Jenis Industri Reviewed by Rino Safrizal on 14:15 Rating: 5